Once upon a time, ada dua orang yang mempunyai gelar yang sama tinggi. Mereka berdua adalah seorang profesor. Jika bertemu, mereka selalu saja berdebat tentang apa saja yang mereka ketahui. Salah seorang professor berkata “aku sangat pandai, hampir semua hal yang ada dibumi ini aku telah paham dan mengetahuinya.” Salah seorang profesor yang lain menjawab “Kau berkata kau tahu tentang bumi ini sedangkan aku tahu semua yang ada di seluruh jagad raya ini.” Ungkapnya membalas. Perdebatan pun semakin memanas, ada saja yang diperdebatkan. Tentang ideologi mereka, politik, sosial, budaya, dan semua element yang ada di dunia.
Namun pada suatu hari, saat salah seorang profesor yang menganggap dirinya sangat pandai hendak pergi ke suatu tempat. Diputuskannya untuk menaiki sebuah sampan untung menyebrangi sebuah sungai yang sangat luas. Sesampainya di bibir sungai ditemuinya seorang pendayung sampan. Saat menaiki sampan tersebut sang professor masih sempat saja berkata “Aku ini seorang professor, aku tahu tentang apa saja. Semua yan g ada di jagad raya ini pun aku tahu. Apa kau ingin tanya sesuatu pada ku?” ungkap sang profesor sombong. Dengan lugu karena keterbatasan cara pandang sang pendayung pun bertanya “Apakah prof tahu cara berenang?” kata pendayung asal bicara. “Oh tentu saja, hanya itu yang kau tanyakan?” Dengan sombongnya sang profesor menerangkan tentang semua teori berenang yang ia tahu. Sang pendayung hanya mendengar sebari mendayung sampan.
Namun, tiba-tiba terjadi badai besar di sungai tersebut dan membuat sampan tersebut terbalik dari posisinya. Sang pendayung dan Profesor tersebut jatuh ke sungai. Sang pendayung pun berenang dengan gesitnya. Tapi dari tengah sungai sang Profesor pun berteriak “Hei tolong aku, aku tenggelam.” dari bibir sungai sang pendayung lugu itu pun berteriak “Bukankah Profesor tahu bagaimana tori berenang?”
Dari tulisan di atas, apa yang bisa kita simpulkan sebagai benang merah yang mampu mengikat logika kita?? anda tahu?? komen tulisan ini.
by:dian adhi w

komentar muw!!!